Pendaki Klaim Ketemu Makhluk Halus Gunung Sumbing

Pendaki Klaim Ketemu Makhluk Halus Gunung Sumbing  – Gunung Sumbing berada di perbatasan tiga kabupaten Jawa Tengah, yakni Magelang, Temanggung, dan Wonosobo. Gunung Sumbing setinggi 3.371 mdpl itu membawa kisah misteri terkait keberadaan makhluk halus.

Konon, pocong dan sosok wanita gaib berkebaya merah menjadi penunggu di gunung itu. Selain kedua makhluk halus tadi, ternyata ada banyak penunggu lainnya di sana.

Selesai mendirikan kemah, mereka beristirahat.Bandar Taruhan Tiga di pada mereka tidak bisa tidur, tidak benar satunya adalah Tya.

“Tiba-tiba itu kayak ada nenek-nenek bungkuk, muterin tenda gitu,” kata Tya. Selain itu, dia lihat sosok layaknya pocong besar yang ambruk di atas tenda.
Ganjil Digenapkan

Keesokan harinya, mereka berlima meneruskan pendakian. Tya menjadi bahwa Nalim udah berada di depan, namun ternyata laki laki selanjutnya tetap berada di belakang.

Lalu, laki laki yang berusia lebih tua berasal dari Tya itu jelas bahwa mereka berjumlah ganjil. “Biasanya kalau naik ganjil, ada yang genapin. Kalau enggak disita satu, disempurnakan satu,” ujar Tya yang mengingat omongan Nalim.

Tya berpendapat bahwa lebih baik sosok gaib itu mengikuti daripada menyita tidak benar satu berasal dari mereka.

Ketika menuruni gunung, Tya mengaku sempat lihat sebuah jaket kuning sobek-sobek di rumput. Ada tulang belulang busuk di kurang lebih jaket tadi. Setelah berbalik dan lantas berbalik badan lagi, ternyata benda selanjutnya udah tidak ada di sana.

Tya mencium bau amis di kurang lebih Pos II. Lalu, ia lihat ada perempuan berkebaya merah sedang duduk sambil menangis di bawah pohon. Sosok gaib itu meminta kepada Tya untuk menemaninya dikarenakan kesepian. Tya pun menjadi iba.

Sepanjang perjalanan, Tya meludah darah. Sosok perempuan berbau amis tadi selalu terjadi di sampingnya.

“Aku itu ngerasa saya jalan. Tapi itu di situ gini, saya enggak jelas saya lagi jalan di mana gitu,” ujarnya.

Tiba-tiba Tya bercerita sambil menangis. Dia bicara bahwa pada selagi itu, ia menjadi bahwa ibunya yang seharusnya tidak berada di sana―bisa berbisik. Sang ibu bicara bahwa Tya mesti berjanji untuk bisa menuruni gunung bersama dengan selamat.

Tak Sadarkan Diri

Sesampainya di Pos I, badan Tya menjadi sangat berat. Setelah bangun berasal dari tidur, dia lihat orang-orang berkerumun di sekitarnya. Kata mereka, Tya tidak jelas sedari tadi.

Seorang penjaga warung memberikan bahwa Tya mempunyai sosok gaib yang berfungsi sebagai penjaga. Berhubung gadis itu membawa makhluk halus nan asing ke Gunung Sumbing, maka sosok gaib yang tinggal di gunung pun menjadi tidak terima.

Selama perjalanan menuju basecamp, Tya mengalami gangguan lagi. Ia lihat sosok besar berbaju putih dan membawa rambut gondrong berada di kurang lebih kebun milik warga. Dia terhitung lihat pocong kecil dan pocong besar terjadi mengikuti mereka.

Selain itu, sosok layaknya manusia mendadak keluar di hadapan Tya. Makhluk gaib bertaring selanjutnya mempunyai bulu yang menghiasi sekujur tubuhnya. Darah keluar berasal dari mata dan kurang lebih taringnya.

Tya menjelaskan bahwa ada makam di suatu persimpangan jalan. Ia dan keempat temannya tidak mengucapkan salam kepada makam tadi sebelum saat mendaki gunung. Menurutnya, hal selanjutnya menjadi tidak benar satu alasan berasal dari serangan para makhluk halus tadi.