Pemuda Magelang Ditemukan Selamat Tanpa Busana

Pemuda Magelang Ditemukan Selamat Tanpa Busana  – Kejadian aneh dialami Eksan Aji Saputra, warga Prayan RT 004/RW 002, Desa Pucang, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang. laki laki berusia 30 th. itu pada mulanya dikabarkan hilang hanyut di Sungai Grogolyudan, Magelang

Namun, kala tengah malam korban berhasil ditemukan tim SAR paduan dalam keadaan selamat. Namun, korban ditemukan dalam keadaan lemas dan tanpa sehelai kain menutupi tubuhnya.

Kepala Basarnas Semarang, Nur Yahya, Bandar Taruhan menjelaskan mulanya mendapat laporan tentang hilangnya korban di Sungai Grogolyudan. Korban pada mulanya pamit untuk mandi di sungai selanjutnya kira-kira pukul 14.00 WIB.

“Namun, kira-kira pukul 15.00 WIB korban tak kunjung menyatakan keberadaan. Warga yang melacak termasuk hanya memandang baju yang ditinggalkan korban di tepi sungai,” ujar Nur Yahya.

Dengan jejak baju yang ditinggalkan itu, lanjut Nur Yahya, warga pun menduga korban terpeleset arus sungai dan hanyut tenggelam.

Warga pun langsung melaporkan perihal itu. Basarnas Kantor SAR Semarang pun langsung mengirimkan satu regu pencarian untuk menyisir sungai di Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang itu.

Namun kala jalankan pencarian itu, tim SAR menemukan kejanggalan. Tim SAR memandang aliran sungai itu tidak mungkin menghanyutkan seorang pria dewasa.
Mahkluk Gaib

Hal itu sebab kedalaman sungai yang hanya selutut orang dewasa. Selain itu, ketinggian air kala pencarian hanya cuman mata kaki, sehingga orang dewasa tidak mungkin hanyut.

Dugaan tim SAR pun terbukti. Korban akhirnya berhasil ditemukan kira-kira 2 kilometer dari penemuan pakaiannya.

“Korban ditemukan warga setempat di daerah Desa Pucang. Dia ditemukan dalam keadaan memahami dan hanya mengalami lemas. Dia ditemukan tanpa Mengenakan baju dan selanjutnya diantar ke rumahnya,” ujar Nur.

Meski demikian, sampai kala ini belum ada keterangan resmi dari korban atas moment yang menimpanya. Hal ini pun menyebabkan berkembangnya isu jika korban dibawa mahkluk gaib penunggu sungai tersebut.