Misteri Hantu Sumiati, Teror Sopir Angkot dan Pengayuh Becak Karena Dendam

wildwoodjobs – Kota Makassar adalah ibu kota Provinsi Serlawesi Selatan, terdapat sebuah cerita misterius tentang keberadaan hantu bernama Hantu Sumiati. Sejak tahun 1980-an, kisah misterius tentang hantu ini melegenda dan menarik perhatian warga sekitar dan pecinta cerita misterius Indonesia.

Misteri Hantu Sumiati, Teror Sopir Angkot dan Pengayuh Becak Karena Dendam

Konon jika Sumiati mengincar korban, biasanya arwahnya akan berwarna putih seluruhnya atau serba merah. Umumnya orang mengira hantu Sumiati sering meneror pria pada malam hari. Biasanya orang-orang apes ini adalah supir angkot atau becak. Tubuhnya sepertinya tidak lengkap, berlumuran darah.

Menurut buku “Hantu”: Dari Suster Ngesot sampai Sundel Bolong (mediakita, 2013) ” yang dihimpun oleh akun Twitter @urbanlejen, Sumiati disebut-sebut sebagai nama seorang perempuan pedesaan yang mencoba meraup rejeki di Kota Makassar untuk berbenah diri. keluarganya. kehidupan. Sayangnya, Sumiati tinggal sendirian di ibu kota tanpa ada kerabat.

Sumiati yang sedang berjalan di malam hari dihentikan oleh sekelompok anak muda dan kebetulan bertemu dengannya di jalan. Karena suasananya sudah sepi, suara Sumiati meminta tolong lenyap ditelan sunyi. Malam itu, Sumiati dilecehkan oleh kawanan bejat ini.

Untuk menutupi kejahatannya, sekelompok orang (Pete Pete) yang diduga sebagai pengemudi lalu lintas kota membawa jenazah Sumyati yang tak berdaya ke suatu tempat. Dalam perjalanan, Sumiati yang lemah menemukan bahwa orang-orang biadab ini setiap hari bertugas sebagai pengemudi Pete Pete dan pengayuh becak.

Tak tinggal diam saja, Sumiati mencoba melawan sisa kekuatannya. Namun, salah satu pemuda tersebut secara tidak sengaja membunuh Sumiati. Setelah shock, tujuan mereka berubah: Sumiati dimakamkan. Setelah sampai di pelosok, kawanan tersebut menggali kuburan dan menguburkan Sumiyati di dalam liang tersebut.

Alhasil, ia mati karena rasa penasarannya, dan arwah Sumyati menjadi hantu di bara api balas dendamnya. Dia sering mengintimidasi pengemudi angkot dan pengaruh becak. dua profesi orang biadab yang membunuhnya dulu..