Kisah Misteri Yang Ada Di Lawang Sewu Semarang

Kisah Misteri Yang Ada Di Lawang Sewu Semarang

wildwoodjob – Bila kamu pernah berkunjung ke Semarang, pastinya tidak asing dengan bangunan besar peninggalan jaman kolonialisme dahulu, Lawang Sewu. Bangunan yang didirikan pada tahun 1904 serta ada di wilayah lingkaran tugu muda itu, saat masa kolonialisme biasa diucap dengan Wilhelminaplein.

Sebutan Lawang Sewu dalam bahasa Indonesia berarti seribu pintu. Hal ini cocok dengan bangunan itu sebab mempunyai pintu yang sangat banyak.

Nah, kali ini kami hendak mangulas 3 rahasia keangkeran Lawang Sewu. Mulai dari Sosok hantu lorong bawah tanah , Adanya teriakan misterius, hingga penampakan prajurit Belanda sang penjaga pintu

Hantu Lorong Bawah Tanah

 

Di bagian dasar tanah Lawang Sewu terdapat penjara dan bunker . Selain itu, disana juga terdapat sebuah lorong yang biasa disebut dengan lorong hantu. Menurut kabar yang beredar, jika seseorang mendatangi tempat tersebut kemudian berdiam diri disana, maka akan menemukan hal-hal yang di luar nalar.

Hal tersebut adalah penampakan bayangan semacam manusia yang bergantung di atas dengan mata hijau menyala. Bayangan tersebut berjalan merangkak dari atas dan berupaya mendekati siapa saja yang melihatnya.

Teriakan Misterius di Sumur

 

Jika kalian mengunjungi Lawang Sewu, maka kalian akan menemukan sumur tua yang berada di bagian depan halaman gedung. Sumur tersebut selalu dikunci oleh penjaga Lawang Sewu dan tidak pernah dibuka.

Konon, jika malam tiba maka akan terdengar suara rintihan orang Belanda yang kesakitan dan ketakutan dari sumur tersebut. Menurut sejarah, sumur tersebut merupakan tempat para tentara dibunuh oleh tentara Jepang.

Prajurit Belanda Penjaga Pintu

Menurut penjelasan seorang penjaga gedung Lawang Sewu, salah satu tempat yang diduga sering terjadinya penampakan yaitu bagian pintu depan paling barat atau paling timur.

Konon, sosok yang sering menampakkan wujudnya di tempat tersebut yaitu para prajurit Belanda lengkap dengan senjata laras panjangnya.

Biasanya penampakan ditandai dengan hembusan angin agak kencang ataupun semilir serta adanya aroma misterius mulai dari wangi kemenyan hingga bau darah yang membusuk.