Cerita Misteri Kontrakan Tua 2020

Cerita Misteri Kontrakan Tua 2020

Cerita horor viral di alat sosial Twittter, kali ini dibagikan oleh account@Saifitri86.

Dalam unggahannya itu, Sarah menggambarkan bila narasi itu ialah cerita jelas yang dirasakannya.

Sarah merupakan seseorang perempuan yang saat ini bermukim di kota kecil Jawa Barat.

Beliau wajib alih ke Kota Bunga itu buat menuntut Ilmu di salah satu universitas terkenal di situ.

Dikala alih ke Bandung, Sarah berangkat bersama bapaknya.

Bapaknya membawakan Sarah ke rumah kontrakan yang hendak ditempati Sarah sepanjang menuntut ilmu.

Di kontrakan itu, Sarah pula hendak bermukim bersama 2 orang kerabat sepupunya yang pula menuntut ilmu di tempat serta angkatan yang serupa dengannya.

Kerabat tertua bernama Jani serta kerabat yang lebih berumur dari Sarah bernama Ava.

Sarah ialah yang sangat kecil dari mereka bertiga, maklum terkini lolos SMA tahun yang serupa.

Sepanjang 2 separuh jam di ekspedisi, kesimpulannya beliau datang di Kota Bandung.

Ini merupakan awal kali Sarah bermukim jauh dari orang tuanya. Perasaan aduk campur pasti dialami Sarah.

Sehabis mobil terparkir, Sarah bergegas turun serta mengutip beberapa barang bawaanya.

Sambil mengangkut bawaan, Sarah serta papa langsung menapaki suatu gang kecil.

Berjalan sedikit jauh ke dalam serta sampailah mereka di depan kontrakan itu.

“ Assalamu’ alaikum!” Kita mengucap damai sambil merambah rumah yang pintunya memanglah terbuka.

“ Wa’ alaikumsalam, Mang!” Jawab A Jani serta Teh Ava.

“ Tos dugi gening. Sok atuh sakieu ayana, Sar( Udah hingga. Silahkan demikian ini terdapatnya, Sar),” Cakap Teh Ava kepadaku.

Dikala itu Sarah mesem serta menganggut serta memandang sekitar.

Rumah itu merupakan rumah berumur dengan 2 lantai serta sedikit tidak terpelihara.

Dikala itu, Sarah memaklumi perihal itu terlebih budget yang beliau punya buat carter rumah kontrakan amat terbatas.

Tangga mengarah lantai 2 merupakan tangga kusen dengan pegangan kusen. Nampak asal- asalan dibuatnya.

Sarah mendekati tangga serta memandang keatas, diujung tangga itu merupakan tembok, sisi kiri terdapat pintu kecil mengarah pergi ketempat jemuran serta talang air.

Serta disebelah kanan ada ruangan tanpa pintu yang cuma dapat dimasuki dengan metode sedikit menunduk.

Ruangan itu pas terletak di atas kamar tidur Sarah yang terdapat diantara tangga serta kamar Teh Ava.

Kamar Teh Ava merupakan kamar yang sangat dekat dengan pintu penting. Jani lebih memilah kamar sangat akhir di dalam, dekat 3 tahap dari tangga pas disebrang dapur yang ialah akses mengarah salah satunya kamar mandi di rumah itu.

Ada ruangan kosong yang lumayan luas di depan kamar Sarah serta kamar Teh Ava serta ruangan ini esoknya hendak peruntukan tempat terkumpul dengan dasar karpet lusuh.

Lebih lanjut, Sarah langsung membenahi barang- barangnya di dalam kamar terkini.

Terdapat sebagian bercak lembab di bilik bercorak coklat serta beberapa tersobek.

Layak saja terasa dingin, memanglah lembab, pikirnya. Tetapi sudahlah, tempat ini cukup aman.

Petang juga datang, papa Sarah juga berpamitan buat kembali.

Dengan berat, Sarah melepas kepergiannya sebab tidak sampai hati memikirkan penunggu rumahnya cuma bermukim Papa serta Mamahnya saja.

Butuh dikenal, kedua abang Sarah telah mempunyai kehidupan tiap- tiap di luar kota.

Pasti bagaikan anak beruju merasa berat buat meninggalkan orang tuanya.

Pendek narasi, satu bulan menaiki rumah itu, Sarah tidak merasakan terdapat yang abnormal.

Ataupun bisa jadi Sarah mengabaikannya sebab padat jadwal pada ospek serta perencanaan kuliah?

Oh betul, Sarah tidaklah wujud yang indigo. Tetapi, beliau sering- kali dapat merasakan kehadiran insan lembut di sekelilingnya.

Hingga pada sesuatu hari, dikala itu aktivitas berlatih telah berjalan serta tugas- tugas mulai berdatangan, Sarah wajib kembali ke kontrakan dekat jam 7 malam serta langsung tertidur.

Sehabis lama Sarah tertidur, beliau tersadar dengan kondisi sekelilingnya yang hitam sekali.